MMNEWS_Kepala Desa Kerame Jati, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Erwin Efendi, turun langsung melakukan pengecekan pengerjaan pembuatan saluran irigasi dan penimbunan ruas jalan penghubung antar dusun yang menjadi akses utama warga.
Perbaikan tersebut dilakukan pada ruas jalan yang menghubungkan Dusun Sepit, Dusun Tamping, Dusun Pengalung, dan Dusun Asak. Ruas jalan itu selama ini digunakan masyarakat untuk aktivitas sehari-hari, termasuk akses ekonomi, pendidikan, dan sosial.
Erwin Efendi mengatakan pengerjaan dilakukan menggunakan dana pribadi karena keterbatasan anggaran desa. Pemangkasan dana desa menyebabkan tidak adanya alokasi pembangunan fisik di Desa Kerame Jati pada tahun anggaran 2026.
“Dana desa tahun 2026 tidak memungkinkan adanya pembangunan fisik. Sementara akses jalan ini sangat dibutuhkan warga, sehingga kami mengambil langkah sementara menggunakan dana pribadi,” kata Erwin Efendi, 4/1/2026.
Ia menambahkan, pembuatan saluran air dan penimbunan jalan bertujuan mencegah genangan serta memperbaiki kondisi jalan yang kerap rusak, terutama saat musim hujan.
Sebagai kepala desa pertama di Desa Kerame Jati, Erwin menegaskan komitmennya untuk tetap menjalankan pembangunan dasar meski menghadapi keterbatasan fiskal. Menurutnya, pemerintah desa harus tetap hadir menjawab kebutuhan mendesak masyarakat.
Warga setempat menyambut positif langkah tersebut karena dinilai membantu kelancaran aktivitas harian masyarakat di empat dusun.
Pemerintah Desa Kerame Jati berharap ke depan adanya dukungan anggaran dari pemerintah daerah dan pusat agar pembangunan infrastruktur dasar desa dapat dilakukan secara berkelanjutan.






